Desa Lumbung Kauh

Kecamatan Selemadeg Barat
Kabupaten TABANAN - Bali

Artikel

Sejarah Desa

ADMIN

26 Agustus 2016

913 Kali Dibaca


  • Sejarah Desa

    Yang dimaksud sejarah Desa Lumbung Kauh disini adalah catatan yang kami himpun tentang asal usul Desa Lumbung Kauh, hingga kini hanya berdasarkan hasil wawancara dengan tokoh – tokoh dan sesepuh Desa Lumbung Kauh, karena tidak ada ditemukan adanya peninggalan sejarah yang mendukung. Desa Lumbung Kauh merupakan Desa Pemekaran dari Desa Lumbung dengan pusat pemerintahan di Dusun Angkah, Desa Lumbung.

    Sebelum bernama Desa Lumbung Kauh. lebih dikenal dengan nama Banjar Nagasari. Nama Lumbung Kauh baru dikenal melalui Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat Satu Bali Nomor 161 Tahun 1988 dengan Prasasti Tanggal 20 Juli 1988 dengan pusat pemerintahan di Dusun/Br. Dinas Tegalkontang.
    Sampai dengan tahun 1955 luas wilayah Banjar Nagasari terdiri dari :
    1. Banjar Nagasari.
    2. Banjar Yehsilah.
    3. Banjar Delodceking
    4. Banjar Bejo.


    Tetapi setelah tahun 1955, Banjar Nagasari, Banjar Yehsilah, Banjar Delodceking, berpisah membentuk Kelihan Dinas (Kepala Dusun) sendiri, dan masih tetap bergabung dengan Desa Lumbung. Sedangkan Banjar Bejo membentuk Kelihan Dinas sendiri tetapi bergabung dengan Desalalanglinggah.
    Secara histories hubungan kekerabatan masyarakat Lumbung dengan Lumbung kauh adalah merupakan satu kekerabatan, karena sebagian besar masyarakat Desa Lumbung Kauh berasal dari Kecamatan yang berada di Kabupaten Tabanan. Secara alami hubungan kekerabatan masyarakatnya adalah semakin dekat. Walaupun berpisah kebendesaan. Hubungan alami yang berupa hubungan kekerabatan secara emosional pada jaman revolusi tempo dulu sebagai bukti dengan adanya Tugu Pahlawan Desa Lumbung. Karena kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi dan kedinamisan kemajuan masyarakat rnaka tanggal 20 Juli 1988 Banjar Nagasari mekar menjadi Dusun Nagasari, Dusun Dauhsiyong, Dusun tegalkontang, Dusun Delogceking, dan Dusun Yehsilah bersama – sama resmi menjadi Desa Lumbung Kauh.
    Asal – Usul Nama Lumbung Kauh berasal dari dua kata yaitu Lumbung dan Kauh yang artinya :
    Kata Lumbung merupakan bagian dari jenis bangunan Adat Bali yang berfungsi sebagai penyimpan padi, dalam arti luas berarti daerah pertanian, dimana padi merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok makanan.
    Kata Kauh (Bahasa Bali) artinya barat dalam arah mata angin Kauh kalau dilihat atau dipandang dari Desa Lumbung artinya barat ( bagian barat )Jadi Lumbung Kauh mempunyai konotasi pengertian sebagai pusat pertanian di Barat lumbung. Kata Lumbung Kauh secara alamiah mempunyai pengertian bekas pemekaran dari Desa Lumbung sebagai Desa Induk semula.

  • Kepala Desa Lumbung Kauh yang pertama adalah I NYOMAN SUARJANA yang menjabat dari tahun 1988 s/d tahun 1998 berasal dari Dusun Yehsilah.

  • Kepala Desa Lumbung Kauh yang Kedua adalah I NYOMAN NASA, Sag. Yang menjabat dari tahun 1998 s/d tahun 2007 berasal dari Dusun Dauhsiyong.

  • Kepala Desa Lumbung Kauh yang ketiga adalah Drs. I NYOMAN SUWIRYA. Berasal dari Dusun Delodceking. yang menjabat dari tahun 2007 s/d tahun 2019
  • Kepala Desa yang keempat adalah I Ketut Arsawidana berasal dari Br. Dinas Tegalkontang yang menjabat dari tahun 2019 sampai saat ini

Statistik Desa

Aparatur Desa

Kepala Desa

I KETUT ARSAWIDANA

Sekretaris Kepala Desa

I WAYAN SUARSA

Staf Kaur Keuangan

NI GST AYU PUTU ERLIN INDRAYANI

Staf Kasi Kesejahteraan

NI WAYAN UTARI OKTAVIANI

Babinsa

I KETUT WIRSANA

Sekretaris Kepala Desa

I PUTU ENO AGUS WIRATA

Bidan Desa

LUH PUTU RIA SANGGRAENI A Md Keb

Kasi Pemerintahan

I WAYAN SUNARSA

Kaur Umum

NI WAYAN SUSAN PARIANI

Kaur Keuangan

I KETUT SUDARYATNA

Kasi Pelayanan

NI KETUT SENIATI

Kaur Perencanaan

NI MADE LISA ARIANI

Kasi Kesejahteraan

PUTU ARYANA MAHARDIKA

Kawil Nagasari

I GEDE MANIK ARJAYA

Kawil Dauhsiyong

I KETUT SUCIADI

Kawil Tegalkontang

I WAYAN JULI ARTANA

Kawil Yehsilah

I WAYAN RUSDIANA

Kawil Delodceking

I WAYAN SETIAWAN

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Lumbung Kauh

Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten TABANAN, 51

Galeri Video

Video Desa 1
Video Desa 2
Video Desa 3
Video Desa 4
Video Desa 5

Transparansi Anggaran

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan

AnggaranRealisasi
Rp 1.423.150.000,00RP 0,00

Belanja

AnggaranRealisasi
Rp 1.528.656.830,15RP 0,00

Pembiayaan

AnggaranRealisasi
Rp 105.506.830,15RP 0,00

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

AnggaranRealisasi
Rp 6.500.000,00RP 0,00

Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 250.326.000,00RP 0,00

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

AnggaranRealisasi
Rp 325.035.000,00RP 0,00

Alokasi Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 585.289.000,00RP 0,00

Bantuan Keuangan Provinsi

AnggaranRealisasi
Rp 108.600.000,00RP 0,00

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

AnggaranRealisasi
Rp 143.400.000,00RP 0,00

Bunga Bank

AnggaranRealisasi
Rp 4.000.000,00RP 0,00

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 1.207.112.498,15RP 0,00

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 169.054.453,00RP 0,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 110.889.879,00RP 0,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

AnggaranRealisasi
Rp 20.000.000,00RP 0,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

AnggaranRealisasi
Rp 21.600.000,00RP 0,00

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-8.459598837098808
Longitude:114.98234264549868

Desa Lumbung Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten TABANAN - Bali

Buka Peta

Wilayah Desa